Karya Mandiri

Provider PPOB Bukopin

Dahlan Iskan: Saya Tidak Peduli Dianggap Omong Besar

Jakarta - Direktur Utama PLN Dahlan Iskan membuat gebrakan baru dengan mencanangkan program pemasangan satu juta sambungan listrik baru dalam sehari, pada 27 Oktober 2010. Pria berkacamata ini tidak peduli jika target tersebut dianggap sebuah omong besar.

"Saya tidak apa-apa kalau itu dianggap omong besar. Tapi yang penting adalah realisasinya. Saya tidak peduli dianggap seperti itu. Yang penting saya berupaya untuk berbuat banyak untuk masyarakat dan juga demi kemajuan PLN," ujar Dahlan saat berbincang dengan detikFinance, Minggu (18/10/2010).

Dahlan menyatakan munculnya program pemasangan satu juta sambungan listrik baru dalam sehari, bertujuan untuk mengatasi daftar tunggu dengan cepat agar semakin banyak masyarakat yang menikmati listrik.

"Tujuan lainnya adalah untuk membuat masyarakat langsung mengetahui berapa sebenarnya biaya pemasangan listrik yang benar. Ini supaya transaksi gelap di luar tarif PLN itu hilang," ungkapnya.

Dahlan menilai selama ini PLN sering dijadikan tumbal karena mahalnya biaya pemasangan listrik yang kerap kali menjadi keluhan masyarakat. Padahal dalam urusan penyambungan listrik, imbuh Dahlan, PLN hanya bertugas untuk memasok listrik dengan tarif yang sudah ditetapkan dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 tahun 2010.

Di luar tarif itu, calon pelanggan harus membayar ongkos pemasangan instalasi listrik yang dikenakan oleh kontraktor listrik dan uji kelayakan dari konsuil listrik.

"Nanti kami akan pasang semacam pemberitahuan kalau untuk nyalakan listrik pelanggan juga harus menghubungi pihak lain yaitu kontraktor listrik dan konsuil. Agar masyarakat tahu kalau itu di luar PLN dan ini supaya PLN juga tidak terus menjadi tumbal," paparnya.

Dengan ditetapkan satu target, Dahlan juga berharap dapat mendorong seluruh karyawan PLN di tanah air dapat bekerja ekstra keras untuk mencapai target itu sehingga semakin banyak jumlah masyarakat yang bisa menikmati listrik.

Metode seperti ini juga telah diterapkannya saat menargetkan Indonesia bebas padam pada 30 Juni 2010. Menurut dia, target Indonesia bebas padam memang sengaja ditetapkannya untuk menggerakkan karyawan PLN yang jumlahnya mencapai seratus ribu orang di seluruh penjuru tanah air.

"Dengan adanya target itu semuanya langsung bergerak dan bekerja lebih keras. Bahkan waktu itu ada yang sampai sakit," ungkapnya.
(epi/fay)

 

Sumber : detik.com